Rabu, 7 Oktober 2026

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar untuk Ahli Waris Korban Pesawat Jatuh di Maros

BAGIKAN:
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar untuk Ah...
0
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,7 Miliar untuk Ahli Waris Korban Pesawat Jatuh di Maros
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menyerahkan santunan Rp1,7 miliar kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat di Maros. (Dok. Ist)

Saiful menegaskan, penyerahan santunan ini bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan menjalankan strategi 3C. Strategi itu meliputi Coverage, Care, dan Credibility.

Melalui momentum ini, BPJS Ketenagakerjaan menghadirkan nilai Care melalui pelayanan penuh kepedulian kepada peserta dan keluarga. Lembaga ini juga menunjukkan Credibility dengan memastikan setiap hak peserta diserahkan tepat waktu, transparan, dan akuntabel kepada ahli waris yang berhak.

"Dengan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, kami berharap para pekerja dapat bekerja dengan lebih tenang karena mengetahui dirinya dan keluarga memiliki jaring pengaman sosial apabila terjadi risiko yang tidak diinginkan," tutup Saiful.

Direktur PT Indonesia Air Transport, Tri Adi Wibowo, menyampaikan apresiasi atas manfaat perlindungan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan. Ia berharap santunan, termasuk beasiswa bagi anak almarhum, dapat meringankan beban keluarga.

"Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kegiatan ini. Terus terang, jika perusahaan harus menanggung seluruh santunan ini sendiri tentu akan sangat berat," ujar Tri Adi.

Ia menambahkan, dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan, pihaknya merasa sangat terbantu. Terlebih dengan adanya beasiswa bagi anak almarhum yang bisa menjadi dukungan bagi masa depan keluarga yang ditinggalkan.

Di lokasi berbeda, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Salemba, Widodo, turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut. Ia mengatakan peristiwa ini menjadi duka bagi keluarga dan seluruh insan pekerja di Indonesia.

"Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang terjadi, mudah-mudahan manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sedikitnya dapat meringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan. Kami di lapangan akan terus mengoptimalkan dan sosialisasi khususnya kepada pekerja, harapannya masyarakat pekerja semakin sadar pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja di Indonesia," pungkas Widodo.

***

Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Jabar Percepat Penanganan TBC
Artikel Selanjutnya

Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Jabar Percepat Penanganan TBC

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Maret 2026, 09:45 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Alzan Subhan: Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Memakai Produk Perawatan Kulit

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Bukan Sekadar Jamu, 9 Minuman Herbal Ini Punya Segudang Manfaat bagi Tubuh

Konten Redaksi Sabtu, 8 Agustus 2026 | 15:03 WIB