“Surat dalam komunikasi diplomatik adalah salah satu bentuk komunikasi paling personal dan intens antar kepala negara,” jelas Yvonne Mewengkang. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengonfirmasi telah menerima surat resmi dari Presiden Prabowo.
Surat itu ditujukan kepada Presiden Iran. Surat tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono setelah serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Serangan pada 28 Februari 2026 itu menewaskan Ayatollah Ali Khamenei. Momen penyerahan surat juga dibagikan oleh Menteri Luar Negeri Sugiono melalui akun X miliknya.
“Saya juga menyampaikan surat dari Presiden @prabowo kepada Presiden Masoud Pezeshkian yang menyampaikan belasungkawa terdalam atas wafatnya Yang Mulia Ayatollah Ali Khamenei,” tulis Sugiono. Pengiriman surat belasungkawa ini menegaskan peran Indonesia dalam menjaga hubungan diplomatik dengan berbagai negara, termasuk Iran.
Langkah tersebut juga mencerminkan posisi Indonesia yang mendukung penyelesaian konflik internasional melalui dialog dan diplomasi. Dengan pendekatan tersebut, Indonesia berharap dapat berkontribusi dalam menciptakan stabilitas.
Selain itu, Indonesia juga mendorong komunikasi yang konstruktif di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
***