Minggu, 4 Oktober 2026

KBRI di Arab Saudi Sediakan Akomodasi untuk Jemaah Umrah RI yang Tertahan

BAGIKAN:
KBRI di Arab Saudi Sediakan Akomodasi untuk Jemaah Umrah RI...
0
KBRI di Arab Saudi Sediakan Akomodasi untuk Jemaah Umrah RI yang Tertahan
Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi menyediakan akomodasi bagi jemaah umrah Indonesia yang tertahan kepulangannya akibat situasi keamanan. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banten - Pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi memberikan dukungan akomodasi dan logistik. Bantuan ini ditujukan bagi jemaah umrah Warga Negara Indonesia yang tertahan kepulangannya.

Penundaan terjadi akibat situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah, menjelaskan berbagai langkah penanganan telah disiapkan.

Kementerian Luar Negeri juga menerima laporan harian dari perwakilan terkait penanganan WNI yang terdampar.

"Terkait penanganan WNI stranded, Kemlu juga telah menerima laporan setiap harinya dari perwakilan yang melaporkan penanganan WNI stranded di wilayah akreditasinya masing-masing,” ujar Heni dalam press briefing di Jakarta, pada Jumat lalu (6/3/2026).

Para WNI yang masih menunggu jadwal penerbangan pulang mendapatkan dukungan logistik dan akomodasi. Dukungan ini berasal dari perwakilan RI di lokasi.

KBRI juga menyiagakan tim pemantauan selama 24 jam di dua bandara utama. Bandara tersebut adalah Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Muhammad bin Abdul Aziz di Madinah.

Heni Hamidah mengungkap, jemaah yang tertahan terus didampingi oleh perwakilan RI dan pihak travel. Pendampingan ini untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

“Jemaah yang masih tertahan kepulangannya di bawah koordinasi perwakilan dan pihak travel dicarikan akomodasi atau penginapan di sekitar Bandara Jeddah dan Madinah sambil menunggu tiket kepulangan yang tersedia,” katanya. Selain itu, pemerintah juga tengah mengupayakan berbagai alternatif penerbangan tambahan.

Langkah ini bertujuan mempercepat proses pemulangan jemaah ke Indonesia.

“Perwakilan juga saat ini tengah menjajaki berbagai penerbangan untuk mengupayakan penerbangan tambahan ke wilayah sana,” ungkap Heni.

"Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan Kementerian Haji dan Umrah untuk mengantisipasi dampak lanjutan dari situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah," tutup Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri RI, Heni Hamidah.

***

Rusia Diduga Bocorkan Intelijen ke Iran, Targetkan Pasukan AS di Timur Tengah
Artikel Selanjutnya

Rusia Diduga Bocorkan Intelijen ke Iran, Targetkan Pasukan AS di Timur Tengah

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 8 Maret 2026, 02:37 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Era Algoritma Jadi Tantangan Pers, Akhmad Munir Soroti Peran Negara

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Irjen Hengki Jadi Kapolda Jabar, Gantikan Pipit Rismanto

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 11:43 WIB

Sehari Jadi Kapolri, Suyudi Rotasi 88 Perwira, 19 Kapolda Berganti

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04:52 WIB

Dirjenpas Mashudi Mundur Usai Polemik Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:10 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Menjaga Ideologi Bangsa

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 02:09 WIB

100 Pengemudi Becak di Purwakarta Terima Bantuan Becak Listrik

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 18:08 WIB

Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 06:26 WIB

Asesmen Teknik Non Tes, Lapas Bandanaira Identifikasi Kebutuhan Psikologis Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB