Iran Klaim Hantam 14 Pangkalan Militer AS dan Target Vital Israel di Timur Tengah
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banten - Iran mengklaim telah melancarkan operasi militer yang menyasar sejumlah target strategis di Timur Tengah pada Sabtu (8/3/2026). Operasi ini diumumkan oleh Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya.
Mereka menyebut serangan tersebut tidak hanya diarahkan ke fasilitas keamanan Israel, tetapi juga menargetkan pangkalan militer milik Amerika Serikat di kawasan itu. Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya mengklaim total 14 pangkalan militer Amerika Serikat menjadi sasaran dalam rangkaian serangan tersebut.
Selain itu, sejumlah pusat keamanan dan fasilitas militer yang dianggap vital bagi Israel juga disebut ikut terkena dampak dari operasi militer Iran. Pihak markas menyampaikan bahwa serangan ini menimbulkan kerugian besar bagi pihak lawan.
Juru bicaranya bahkan mengklaim ratusan tentara dari Amerika Serikat dan Israel tewas akibat serangan yang dilancarkan Iran. Namun, klaim mengenai jumlah korban tersebut hingga saat ini masih belum dapat dipastikan kebenarannya oleh sumber independen.
Laporan mengenai serangan tersebut juga disampaikan oleh media Iran. Kantor berita Tasnim News Agency melaporkan bahwa Iran memang telah meluncurkan serangan yang menargetkan 14 pangkalan militer milik Amerika Serikat yang tersebar di berbagai wilayah Timur Tengah.
Media tersebut mengutip sumber yang disebut memiliki keterkaitan dengan operasi militer yang sedang berlangsung. Informasi itu memperkuat klaim yang sebelumnya disampaikan oleh pihak militer Iran mengenai target serangan yang diarahkan ke fasilitas militer Amerika Serikat.
Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri memang meningkat tajam dalam beberapa waktu terakhir. Ini terjadi sebelum pernyataan Iran muncul.
Pada hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan lebih dulu melancarkan serangan terhadap sejumlah target di wilayah Iran. Beberapa lokasi yang menjadi sasaran disebut berada di berbagai wilayah strategis, termasuk ibu kota Iran, Teheran.