Jumat, 6 Maret 2026
Login Kirim Tulisan

Peserta Mudik Gratis UMY 2026 Melonjak Tiga Kali Lipat, Jangkau Lampung dan Palembang

BAGIKAN:
Peserta Mudik Gratis UMY 2026 Melonjak Tiga Kali Lipat, Jang...
0
Iklan
Peserta Mudik Gratis UMY 2026 Melonjak Tiga Kali Lipat, Jangkau Lampung dan Palembang
Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta antusias mengikuti program Mudik Gratis 2026 yang menjangkau Lampung dan Palembang. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Tangerang Selatan - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mencatat lonjakan signifikan peserta program Mudik Gratis 2026. Sebanyak 340 mahasiswa mengikuti program ini, naik hampir tiga kali lipat dibanding pelaksanaan sebelumnya.

Pada tahun sebelumnya, program mudik gratis UMY hanya diikuti 116 mahasiswa. Jumlah peserta tahun ini bahkan melampaui target awal kampus yang ditetapkan sekitar 300 mahasiswa.

Ketua Pelaksana Mudik Gratis UMY 2026, Ratih Herningtyas, menjelaskan bahwa peningkatan minat mahasiswa ini dipengaruhi oleh penambahan rute perjalanan. Tahun sebelumnya, tujuan perjalanan hanya mencakup wilayah Pulau Jawa.

Tahun ini, UMY memperluas layanan hingga ke luar pulau dengan menambah dua destinasi baru. Rute tersebut adalah Lampung dan Palembang.

"Kalau tahun kemarin masih di Pulau Jawa saja, tahun ini kami mencoba menjangkau wilayah yang lebih jauh," ujar Ratih di Yogyakarta, pada Jumat (6/3/2026).

Ratih menambahkan, "Kami memahami bahwa semakin jauh jarak tujuan, biaya perjalanan tentu semakin besar bagi mahasiswa. Karena itu, UMY menghadirkan pilihan mudik gratis hingga Lampung dan Palembang."

Pada tahap awal, panitia sempat memanggil sekitar 370 mahasiswa untuk mengikuti technical meeting. Mereka juga diminta mengisi surat pernyataan yang memuat persetujuan dari orang tua.

Namun, sejumlah peserta akhirnya mengundurkan diri karena berbagai kendala. Kendala tersebut meliputi jadwal ujian hingga kewajiban menyelesaikan tugas Kuliah Kerja Nyata .

“Jumlah yang kami panggil awalnya sekitar 370 mahasiswa. Namun ada yang batal karena jadwal keberangkatan tidak sesuai, ada yang masih ujian, dan ada pula yang harus menyelesaikan tugas KKN," tutup Ratih.

***

Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 6 Maret 2026, 16:16 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Tags

Terkini