Selasa, 6 Oktober 2026

Wabup Tangerang Luncurkan Sekolah Gender Angkatan I Tahun 2026

BAGIKAN:
Wabup Tangerang Luncurkan Sekolah Gender Angkatan I Tahun 20...
0
Wabup Tangerang Luncurkan Sekolah Gender Angkatan I Tahun 2026

"Ibu-ibu adalah pengelola utama sampah di rumah. Saya ingin perempuan maupun organisasi yang menaunginya memiliki solusi dan mekanisme yang konkret penanganan sampah, yang bisa menjadi masukan bagi pengambilan keputusan pemerintah, mulai dari tingkat rumah tangga hingga tingkat kabupaten," imbuhnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap melalui Sekolah Gender ini, para lulusannya nanti bisa sinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah, terutama dalam melahirkan kebijakan-kebijakan yang inklusif dan solutif bagi masyarakat luas.

"Saya berharap melalui Sekolah Gender ini akan lahir agen-agen perubahan, para public campaigner (aktivis publik) yang mampu menyuarakan keadilan secara santun, berbasis data, dan mampu hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi, mencegah kekerasan, mendampingi yang membutuhkan, serta membangun budaya saling menghormati," harapnya.

Dia memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan kegiatan dengan sungguh-sungguh agar materi yang diberikan dapat benar-benar memberikan tambahan wawasan dan pengetahuan untuk menguatkan peran dan kapasitas kaum perempuan.

"Bangun jejaring, perkuat analisis, dan susun rencana aksi yang nyata sesuai dengan isu lokal. Bawalah pulang semangat bahwa keadilan gender bukan hanya agenda kelompok tertentu, melainkan agenda kemanusiaan dan kualitas pembangunan daerah kita," serunya.

Dia juga menandaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus mendorong dan memperkuat kolaborasi lintas sektor. Karena pengarusutamaan gender dan inklusi sosial ini tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, harus kita kerjakan bersama, secara konsisten dan berkelanjutan.

"Semoga Sekolah Gender Tahun 2026 menjadi tonggak lahirnya Kabupaten Tangerang yang semakin inklusif, ramah perempuan, serta bebas dari diskriminasi dan kekerasan berbasis gender,"pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Asep Suherman mengatakan salah satu tujuan Sekolah Gender adalah untuk mendorong parsipasi aktif dan kapasitas kaum perempuan dalam pembangunan.

Pemkot Serang Perkuat Koperasi sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan
Artikel Selanjutnya

Pemkot Serang Perkuat Koperasi sebagai Motor Ekonomi Kerakyatan

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 19 Februari 2026, 19:07 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Perbaikan Jalan di Kota Serang: Sudahkah Menyentuh Kebutuhan Masyarakat?

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 11 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rutan Marabahan Perkuat Komitmen Bersih Halinar Melalui Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Bersama APH

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 8 Mei 2026 | 14:37 WIB

Tanggap Bencana: Bupati Arfak Langsung ke Lokasi Banjir-Longsor

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta

Konten Redaksi Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:01 WIB

Wali Kota Cilegon Lantik Ahmad Aziz Setia Ade Putra sebagai Pj Sekda

Konten Redaksi Kamis, 30 April 2026 | 14:19 WIB