"Pemerintah juga mendorong para istri nelayan untuk mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan keluarga," tandasnya
Dia juga menandaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan program-program yang berpihak kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, koperasi, dan para donatur juga menjadi kunci terwujudnya program yang bermanfaat kepada masyarakat, salah satunya seperti revitalisasi rumah nelayan.
“Kami turut senang melihat warga begitu gembira. Mereka kini punya rumah, punya tanah, dan punya aktivitas usaha. Inilah kebanggaan kita bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Maesyal Rasyid mengatakan bahwa program revitalisasi rumah nelayan tersebut merupakan kolaborasi multipihak yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir, khususnya keluarga nelayan berpenghasilan rendah, melalui penyediaan hunian layak, akses kepemilikan lahan, serta pembangunan infrastruktur dasar yang menunjang lingkungan sehat dan aman.
"Sebanyak kurang lebih 110 keluarga yang sebelumnya tinggal dalam kondisi tidak layak huni dengan keterbatasan akses air bersih, sanitasi, dan fasilitas dasar lainnya. Kini telah menempati rumah yang lebih aman dan tertata. Selain pembangunan rumah, kawasan ini juga dilengkapi jalan lingkungan, drainase, jaringan air bersih, fasilitas umum, dan ruang komunal," jelasnya
Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia, Handoko Ngadiman, menyampaikan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, khususnya akan kepastian hunian yang sehat, aman dan nyaman. Pihaknya merasa bangga dan sangat bersyukur bisa mewujudkan keinginan masyarakat nelayan Tanjung Kait.
“Melihat keluarga-keluarga di Tanjung Kait kini memiliki rumah yang aman dan kepastian tempat tinggal adalah kebahagiaan tersendiri bagi kami. Kami berharap revitalisasi ini menjadi fondasi yang kuat bagi masyarakat untuk terus berkembang menata masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Salah satu warga penerima manfaat, Sutrisno, nelayan Kampung Tanjung Kait, mengaku bersyukur dan terharu karena kini keluarganya memiliki rumah yang layak dan nyaman ditempati.