Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam menjadikan iman dan takwa sebagai landasan utama pembangunan di berbagai sektor. Salah satunya melalui pembinaan generasi muda yang berpusat di masjid.
“Contohnya pembinaan pada remaja masjid. Saya melihat remaja masjid ini luar biasa dan ini menandakan pembinaan generasi muda di sini berjalan,” ucapnya.
Menurut Andra, pembinaan tersebut harus dilakukan secara maksimal agar melahirkan generasi yang kreatif, produktif, dan memiliki daya saing.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Remaja Islam Masjid Assa’adah, Wahyudin, menyampaikan bahwa renovasi masjid telah berlangsung selama 7 bulan dengan capaian sekitar 80 persen dari rencana.
“Alhamdulillah, semoga kita semua mendapatkan keberkahan,” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Penasihat Remaja Masjid Assa’adah, Saipulloh Jueng, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah bergotong royong menyukseskan pembangunan masjid tersebut.
“Terima kasih kepada panitia dan warga yang telah menginisiasi ini. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Isra Mi’raj. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi motivasi untuk selalu meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT,” pungkasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, dalam acara tersebut Gubernur Andra Soni menyerahkan bantuan sebesar Rp50.000.000, ditambah bantuan UPZ Baznas Provinsi Banten sebesar Rp10.000.000, untuk membantu kelanjutan renovasi Masjid Assa’adah di Kecamatan Walantaka.***