KOTA TANGERANG — Kabar baik bagi pengguna jalan di Kota Tangerang. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memastikan Jembatan Penghubung Bayur kini telah beroperasi dan mulai dirasakan manfaatnya untuk mengurangi kemacetan di sepanjang Jalan Raya Bayur–Sangego–Cadas.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni, menjelaskan bahwa pembangunan Jembatan Penghubung Bayur merupakan bagian dari proyek infrastruktur prioritas Pemkot Tangerang pada tahun sebelumnya. Jembatan ini diproyeksikan sebagai akses strategis yang menghubungkan Jalan Raya Bayur–Cadas dengan Jalan Cisadane Barat Bayur, yang dibangun sebagai jalur alternatif baru untuk mengurai kepadatan lalu lintas.
“Kami membangun jembatan penghubung untuk menunjang akses Jalan Cisadane Barat Bayur yang baru saja rampung dibangun pada akhir tahun kemarin, keduanya sudah mulai beroperasi serta dimanfaatkan banyak pengguna jalan khususnya dari arah Cadas menuju arah Kota Tangerang,” ujar Taufik, Selasa (13/1/25).
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang terus melakukan pemantauan untuk melihat efektivitas jembatan yang dituntaskan pada akhir tahun lalu. Hasilnya, Jembatan Penghubung Bayur telah dimanfaatkan oleh sebagian besar pengguna jalan dan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan kemacetan di ruas Bayur–Cadas.
“Jembatan penghubung ini perannya sangat vital, tanpa jembatan penghubung ini ruas jalan baru yang dibangun tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal. Semoga kemacetan perlahan bisa terurai dengan adanya jembatan penghubung dan ruas jalan baru yang telah beroperasi sejak akhir tahun kemarin ini,” tambahnya.
Tak berhenti di situ, Pemkot Tangerang juga menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur pada tahun 2026. Sedikitnya 8 ruas jalan baru dan 6 titik jembatan direncanakan akan direalisasikan di berbagai wilayah Kota Tangerang sebagai upaya berkelanjutan meningkatkan konektivitas dan kenyamanan mobilitas warga.
Dengan mulai beroperasinya Jembatan Penghubung Bayur, masyarakat kini memiliki alternatif jalur baru yang diharapkan mampu memangkas waktu tempuh sekaligus mengurai kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi keluhan pengguna jalan.***










