Malam-Malam Terobos Banjir di Kasemen, Gubernur Banten dan Wali Kota Serang Cari Biang Kerok Banjir Tahunan
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kota Serang berada dalam kondisi siaga bencana, sesuai dengan arahan Gubernur Banten. Kesiapsiagaan tersebut tidak hanya difokuskan pada potensi banjir, tetapi juga pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Ini adalah salah satu tugas yang saya lakukan sesuai dengan arahan dan instruksi Gubernur. Di Kota Serang khususnya jangan sampai ada bencana,” ujar Budi.
Ia mewajibkan OPD terkait seperti Dinas PUPR, Dinas Perkim, Inspektorat, Dinas Sosial, dan BPBD untuk terus berkoordinasi serta siaga menghadapi segala kemungkinan. Budi juga mengimbau masyarakat agar turut menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah ke aliran sungai.
“Saya mohon kepada seluruh masyarakat jangan buang sampah di aliran sungai. Semua harus ikut berperan menjaga lingkungan agar tidak terjadi banjir,” pungkasnya.
Di tempat yang sama, Lurah Masjid Priyayi, Sarif, menjelaskan bahwa peninjauan dilakukan menyusul laporan warga terkait banjir yang sudah menjadi langganan setiap tahun. Tercatat sebanyak 52 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dengan ketinggian air mencapai hampir setengah meter.
“Pak Gubernur dan Pak Wali Kota turun langsung mengunjungi rumah-rumah warga yang terdampak, sekaligus memberikan bantuan bingkisan kepada seluruh keluarga korban banjir,” ujar Sarif.
Ia berharap, kehadiran langsung pimpinan daerah tersebut menjadi titik awal penyelesaian banjir tahunan di Kampung Priyayi melalui normalisasi kali pembuangan menuju Sungai Cibanten.
“Mudah-mudahan ke depan dilakukan normalisasi kali pembuangan agar banjir tidak terus berulang,” tutupnya.***