Ikuti Kami
Minggu, 13 September 2026 Versi Web
Konten Redaksi

Madrasah Mangkrak, Anak-anak Kampung Padek Terpaksa Menumpang Belajar

Sabtu, 12 September 2026 | 11:56 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

SERANG – Tiga tahun pembangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Nurul Iman di Kampung Padek terhenti. Bangunan belum rampung, sementara puluhan anak terpaksa belajar dengan menumpang di rumah warga dan majelis taklim.

Kondisi itu bahkan berdampak pada jumlah murid. Dari sebelumnya lebih dari 100 siswa, kini MDT Nurul Iman hanya memiliki sekitar 50 murid.

Persoalan tersebut akhirnya mendapat perhatian Wali Kota Serang Budi Rustandi. Didampingi jajaran Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Serang, Budi turun langsung melihat kondisi bangunan madrasah yang selama ini terbengkalai, Kamis (10/9/2026).

Bangunan yang seharusnya menjadi tempat anak-anak belajar ilmu agama itu belum bisa digunakan secara maksimal. Keterbatasan dana membuat pembangunan terhenti cukup lama.

Pengurus Yayasan MDT Nurul Iman, Ustaz Ja'far, mengatakan selama ini kegiatan pendidikan tetap berjalan meski dengan berbagai keterbatasan.

“Dulu murid kami lebih dari seratus orang. Karena tidak ada bangunan dan harus menumpang belajar di rumah warga atau majelis taklim, jumlah murid menyusut menjadi sekitar lima puluh anak,” katanya.

Menurut Ja'far, pembangunan madrasah berhenti total selama kurang lebih tiga tahun. Yayasan selama ini mengandalkan swadaya masyarakat serta bantuan dari para donatur.

“Selama ini kami murni mengandalkan donatur dari jemaah pengajian,” ujarnya.

Sabtu, 12 September 2026 | 11:56 WIB
Artikel Selanjutnya

Rp1,5 Miliar Melayang, Aliansi Advokat Bongkar Dugaan Mafia Titik Dapur MBG

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Madrasah Mangkrak, Anak-anak Kampung Padek Terpaksa Menumpang Belajar

Bagikan artikel ini melalui