Kamis, 23 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Wali Kota Tangsel Ajak Hidupkan Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata

BAGIKAN:
Wali Kota Tangsel Ajak Hidupkan Semangat Kepahlawanan Lewat...
0
Wali Kota Tangsel Ajak Hidupkan Semangat Kepahlawanan Lewat Aksi Nyata
Iklan

TANGERANG SELATAN – Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan ke-80, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyerukan agar semangat dan nilai perjuangan para pahlawan tidak hanya dikenang, tetapi dihidupkan kembali melalui aksi nyata di kehidupan masa kini.

Hal itu disampaikan Benyamin usai menjadi inspektur upacara Hari Pahlawan Tingkat Kota Tangerang Selatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Seribu, Senin (10/11/2025).

"Ya, perjuangan itu prinsip dasarnya sama. Kalau dulu melawan penjajahan, maka sekarang itu perlawanannya dalam bentuk pembangunan terhadap kemiskinan, kebodohan, kemudian juga kejahatan-kejahatan lainnya yang mengganggu rasa nyaman dan rasa tertib di masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga memberikan pesan khusus kepada generasi muda agar menjauhi narkoba, tawuran, dan perilaku destruktif lainnya. Ia menegaskan, masa depan bangsa berada di tangan anak muda yang berilmu dan berakhlak.

"Karena bangsa ini menunggu mereka apapun, tapi bagaimana mau memimpin kalau ilmunya tidak dikuasai, tidak dimiliki seperti itu," kata Benyamin.

Dalam suasana penuh haru, Benyamin turut mengenang sosok ayahnya, Kolonel Inf. (Purn) Edwin Mugni Sastradipura, seorang pejuang Pembela Tanah Air (PETA) dan anggota pasukan Siliwangi yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Ia menceritakan, ayahnya pernah mengikuti Long March dari Bandung ke Yogyakarta dan mendapatkan Bintang Gerilya. Edwin Mugni juga pernah bertugas sebagai perwira distrik militer di Pandeglang serta asisten personal di Kodam Jaya sebelum pensiun dengan pangkat kolonel.

"Saya kehilangan jejaknya, katanya beliau asli Pandeglang, asli Banten, tapi karena gak ketemu makamnya, karena beliau waktu itu ditangkap Belanda, kemudian tidak kembali lagi dan diduga dibunuh oleh Belanda pada waktu itu. Tapi, semangat juangnya menjadi teladan bagi saya," tutur Benyamin dengan nada haru.

Benyamin juga menyinggung tantangan bangsa di era modern yang serba cepat dan terbuka, di mana semangat nasionalisme mulai terkikis oleh pengaruh budaya luar yang menjauh dari nilai-nilai Pancasila.

"Oleh karena itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat, terutama aparatur pemerintah untuk tidak hanya menghafal lima sila, tetapi benar-benar menghayati dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

"Nilai-nilai itu yang harus menjadi sikap hidup seluruh masyarakat, terlebih lagi birokrasi, harus menerapkan, memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila. Ini yang tidak boleh diganggu, tidak boleh luntur dan tidak boleh dilupakan," tegasnya. ***

Iklan
UMKM Tangerang Melesat Pesat! Bupati Maesyal Rasyid: "Dari 61 Ribu Jadi 72 Ribu dalam 8 Bulan!
Artikel Selanjutnya

UMKM Tangerang Melesat Pesat! Bupati Maesyal Rasyid: "Dari 61 Ribu Jadi 72 Ribu dalam 8 Bulan!

Iklan
Iklan
Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 11 November 2025, 14:18 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini