“Inflasi Kota Tangerang saat ini menjadi yang terendah di Provinsi Banten, yakni 1,96 persen. Ini bukti bahwa kerja sama seluruh pihak mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat,” jelasnya.
Melalui forum diskusi ini, Pemkot berharap muncul gagasan, inovasi, dan kemitraan baru yang dapat memperkuat kemandirian ekonomi rakyat sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Kita ingin membangun ekonomi mikro yang bukan hanya tumbuh, tapi juga tangguh dan berdaya saing di tengah perubahan zaman,” tutup Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Pemkot Tangerang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga serius membangun ekosistem ekonomi inklusif yang memberi ruang bagi semua lapisan masyarakat untuk maju bersama.