Salah satu momen paling menegangkan terjadi saat robot tim mereka sempat mengalami gangguan teknis.
“Tiba-tiba robot kami tidak hidup dan diberikan waktu perbaikan 5 menit. Sungguh ini pengalaman luar biasa, tapi kami berhasil memperbaikinya dan menang,” kata Kasyaf mengenang.
Usai meraih emas di KRON Nusantara 2025, Kasyaf dan tim kini tengah bersiap untuk kembali mewakili Indonesia di IYRC Shenzhen, China, tahun 2025 mendatang.
“Teman-teman semua pasti bisa. Lebih baik membuat mainan sendiri daripada membeli terus mainan. Buktinya saya sudah bisa mengajak dua sahabat saya untuk ikut serta dan ternyata mereka hebat,” pesan Kasyaf.
Diketahui, KRON Nusantara merupakan kompetisi robotik tahunan berskala ASEAN yang menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah. Tahun ini, peserta berasal dari Malaysia, Vietnam, Thailand, dan China dengan lebih dari 100 peserta di berbagai kategori.
Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa anak-anak Indonesia, khususnya dari Kota Tangerang, mampu bersaing dan unggul di level internasional.