Sabtu, 10 Oktober 2026

Upaya Menjemput Kemandirian Pangan Lewat Pengembangan Agroindustri Daerah

BAGIKAN:
Upaya Menjemput Kemandirian Pangan Lewat Pengembangan Agroin...
0
Upaya Menjemput Kemandirian Pangan Lewat Pengembangan Agroindustri Daerah

Tak hanya membuka lapangan kerja baru, agroindustri juga memiliki peran besar dalam mendorong diversifikasi pangan lokal. Melalui peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 pemerintah menegaskan pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan berbasis potensi lokal sebagai strategi menuju kemandirian pangan.

Dengan memanfaatkan sumber daya lokal seperti umbi-umbian, sagu, dan jagung sebagai alternatif pangan, ketergantungan terhadap beras dapat dikurangi. Di sisi lain, pengembangan agroindustri berbasis pangan lokal turut memperkuat identitas budaya dan ketahanan ekonomi daerah.

Namun, pengembangan agroindustri daerah bukan tanpa tantangan. Banyak wilayah di Indonesia masih menghadapi keterbatasan infrastruktur seperti jalan, listrik, fasilitas penyimpanan, dan transportasi yang tidak memadai.

Minimnya akses terhadap modal serta keterbatasan inovasi dalam desain dan kemasan membuat produk lokal sulit bersaing di pasar nasional maupun internasional. Selain itu, kebijakan yang belum sinkron antar lembaga sering memperlambat pertumbuhan industri kecil dan menengah di sektor pertanian.

Pengembangan agroindustri merupakan sebuah perjalanan panjang untuk menuju kemandirian bangsa. Keberhasilan pembangunan pertanian tidak hanya bergantung pada ketersediaan lahan dan alat, tetapi pada kualitas sumber daya manusianya (SDM).

Seperti yang dijelaskan oleh Sutaarga (2025), dinas pertanian memiliki peran penting dalam mewujudkan SDM yang kuat, meningkatkan kapasitas kelompok tani, serta mendorong penerapan teknologi pertanian yang berkelanjutan.

Namun, tantangan seperti kurangnya penyuluh pertanian dan lemahnya kelembagaan petani masih menjadi hambatan utama.

Dibantu dengan kehadiran mahasiswa, kehadiran mahasiswa bisa menjadi penggerak inovasi di tingkat lokal yang membawa ilmu dari ruang kuliah ke ladang, dari penelitian ke praktik nyata. Program seperti kuliah lapangan, pengabdian masyarakat, dan inovasi produk pangan lokal dapat menjadi wujud nyata kontribusi dengan memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Wakil Wali Kota Maryono Ajak ASN Kota Tangerang Tingkatkan Kinerja dan Sinergi Demi Pelayanan Maksimal
Artikel Selanjutnya

Wakil Wali Kota Maryono Ajak ASN Kota Tangerang Tingkatkan Kinerja dan Sinergi Demi Pelayanan Maksimal

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 13 Oktober 2025, 21:57 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Silaturahmi dan Minta Doa Ulama

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ziarah ke Makam Para Sultan

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:36 WIB

FASI XIII di Banten, Dimyati Tekankan Peran Masjid Bentuk Generasi Qurani

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dibangun Swadaya Warga, Jembatan Leuwi Kukuk Kini Resmi Digunakan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:01 WIB