Ikuti Kami
Sabtu, 4 Juli 2026 Versi Web

Makanan Terbuang, Petani Merugi? Ini Peran Teknologi yang Bisa Mengubah Nasib Pascapanen Indonesia

Penulis: Redaksi
Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:21 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Pernah nggak kamu menemukan bahan pangan seperti sayur atau buah yang sudah tidak segar lagi, tapi masih dijual di pasar dengan harga murah? Kamu mungkin bertanya-tanya, kenapa barang yang kualitasnya sudah turun masih ada harganya?

Ini sebenarnya adalah salah satu upaya untuk mengurangi sampah makanan (food waste). Para petani biasanya menyortir hasil panen dan menjual yang kualitasnya kurang ke pasar tertentu dengan harga lebih murah.

Sayangnya, cara ini bukan solusi yang berkelanjutan. Nyatanya, tidak banyak orang yang tertarik membeli bahan pangan dengan kualitas rendah.

Alhasil, banyak hasil panen yang dijual murah justru tidak laku dan akhirnya terbuang.

Lalu, apa sih yang menyebabkan bahan pangan cepat rusak setelah panen? Banyak faktornya, mulai dari serangan hama dan penyakit, cuaca ekstrem (seperti kekeringan atau banjir), teknik panen yang kurang tepat, penanganan pascapanen yang salah, hingga penyimpanan yang tidak baik.

Tapi, bagaimana jika kerusakan itu terjadi karena teknologi yang digunakan di sektor pertanian kita belum maksimal? Benar sekali.

Kurangnya pemanfaatan teknologi agroindustri dalam penanganan pascapanen menyebabkan tingginya kerusakan, penurunan kualitas, dan nilai jual produk pertanian yang rendah.

Data Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian menyebutkan, hanya 18% atau sekitar 5,4 juta petani yang sudah memanfaatkan teknologi modern. Padahal, teknologi punya peran yang sangat penting dan serbaguna dalam mengurangi sampah makanan.

Penulis: Redaksi
Minggu, 12 Oktober 2025 | 19:21 WIB
Artikel Selanjutnya

Dari Desa Gintung untuk Banten: Bupati Tangerang Buka MTQ ke-5, Siapkan Generasi Cinta Al-Qur’an

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Hidup Seimbang Dimulai dari Piring Penuh Sayuran

Sabtu, 8 November 2025 | 22:53 WIB
↑ Kembali ke atas
Makanan Terbuang, Petani Merugi? Ini Peran Teknologi yang Bisa Mengubah Nasib Pascapanen Indonesia

Bagikan artikel ini melalui