“Kita ingin sampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah layanan koridor baru, dan sampai dengan akhir tahun 2025 pelayanan yang diberikan masih gratis,” jelasnya.
Andra Soni juga menyampaikan bahwa selama perjalanan, layanan Trans Banten terasa cukup nyaman. Pemerintah Provinsi Banten, katanya, akan terus melakukan evaluasi dan terbuka terhadap saran masyarakat untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Yang saya rasakan tadi nyaman dan tentu kita akan melakukan evaluasi serta menerima masukan dari masyarakat pengguna jasa ini untuk kita tingkatkan,” katanya.
Salah satu penumpang, Siti Tri Mulyani Putri, mengaku senang dengan adanya Trans Banten karena sangat membantu mobilitas mahasiswa menuju kampus.
"Sangat nyaman untuk ke kampus. Selain gratis, juga bisa berhemat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasih, mahasiswa lainnya, menilai Trans Banten memberi rasa aman dan berharap frekuensi keberangkatan bus dapat ditingkatkan.
“Harapannya bisa ditambah, mungkin 15 menit sekali. Semoga layanan dan fasilitasnya lebih banyak, memadai, dan inovatif,” pungkasnya.
Peluncuran dan pengoperasian Trans Banten menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan kualitas layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.