TANGERANG – Siapa sangka, hal sederhana seperti tertawa ternyata menyimpan kekuatan besar bagi kesehatan mental dan fisik. Para ahli menyebut bahwa tertawa setiap hari dapat menjadi terapi alami yang membantu menyehatkan jiwa sekaligus menjaga keseimbangan tubuh (5/10/2025.
Menurut psikolog klinis, dr. Ratna Wulandari, M.Psi., tertawa bukan hanya reaksi spontan terhadap sesuatu yang lucu, tapi juga respons tubuh yang membawa efek positif bagi otak dan sistem imun.
“Tertawa mampu menurunkan kadar hormon stres seperti kortisol, serta meningkatkan produksi endorfin yang membuat seseorang merasa lebih bahagia,” jelasnya.
Selain itu, aktivitas tertawa juga membantu melancarkan peredaran darah dan meningkatkan asupan oksigen ke otak. Efeknya, tubuh terasa lebih rileks, pikiran lebih jernih, dan suasana hati pun membaik.
“Bahkan, tertawa dapat membantu menurunkan tekanan darah dan memperbaiki kualitas tidur,” tambah Ratna.
Fenomena ini dikenal dengan istilah laughter therapy atau terapi tawa. Beberapa komunitas kesehatan mental di Indonesia kini rutin mengadakan kelas terapi tawa sebagai bagian dari penyembuhan holistik.
Dalam sesi tersebut, peserta diajak untuk tertawa bersama melalui berbagai permainan ringan dan latihan pernapasan.
Salah satu peserta, Dewi (29), mengaku merasakan perubahan besar setelah mengikuti terapi ini.