Hambatan lain muncul pada lahan yang hendak ditanami kembali. Beberapa area masih tergenang air akibat hujan deras, membuat petani terpaksa menunda masa tanam berikutnya.
“Kondisi ini berdampak pada keberlanjutan siklus produksi jagung di periode berikutnya,” jelasnya.
Meski dihadapkan pada berbagai kendala, semangat petani binaan Polres Serang tetap tinggi. Dengan dukungan pemerintah daerah, Bulog, serta sektor swasta, berbagai tantangan diharapkan dapat segera teratasi agar produktivitas jagung terus meningkat.
“Dengan capaian melampaui target panen sejak awal, Polres Serang optimis program ketahanan pangan dapat berjalan berkesinambungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” tuturnya.