Dalam kesempatan itu, Pemkab Serang juga mempresentasikan sejumlah potensi investasi kepada Dubes UEA, mulai dari sektor pertanian, perikanan, infrastruktur, hingga pariwisata. Selain itu, pihaknya juga menawarkan peluang hibah pembangunan Masjid Terapung Banten (MTB).
”Jadi nanti kita serahkan kepada Uni Emirat Arab kira-kira ke depan apa yang bisa dikerjasamakan. Yang jelas kami akan memberikan peluang kerjasama itu dan tentu akan memberikan fasilitas yang baik, dalam rangka baik perizinan maupun yang lainnya untuk mendukung kenyamanan investasi tersebut,” paparnya.
Sebagai tindak lanjut, Ratu Zakiyah menegaskan akan ada pertemuan teknis berikutnya untuk menjelaskan detail peluang investasi, terutama pada sektor prioritas seperti infrastruktur jalan.
Sementara itu, Dubes UEA untuk Republik Indonesia, H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri, menyampaikan rasa bangganya bisa berkunjung ke Kabupaten Serang.
Perbincangan yang dilakukan, kata dia, masih pada tahap awal, meliputi isu ketahanan pangan, infrastruktur, hingga peluang investasi lainnya.
”Memang pembicaraan ini jadi tahap awal, sehingga tidak ada angka yang dibicarakan dan lain sebagainya. Hanya pembicaraan tentang potensi sesuai penjelasan bupati tadi, potensi sudah diuraikan oleh pihak bupati dan tim, dan sudah disimak oleh duta besar dan tim,” ungkap Abdulla Salem Al Dhaheri melalui penerjemahnya.
Ia juga menekankan pentingnya membangun kerja sama bertahap.
”Beliau mengharapkan, biarpun satu projek dulu yang digarap sambil saling mengenal. Dan beliau memohon kalau memang itu terjadi maka support dari Pemkab Serang agar dipermudah semua aturan dan sistemnya, dan demikian pun disambut oleh bupati,” jelasnya.