"Respon masyarakat yang sangat luar biasa, bukan hanya sekadar pameran produk, melainkan sebuah gerakan bersama yang menunjukkan semangat kolaborasi, gotong royong, dan komitmen kita untuk mengangkat potensi ekonomi rakyat," ungkapnya.
Menurutnya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.
"UMKM bukan hanya sekadar usaha jual beli, tetapi juga menyangkut kreativitas, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. Banyak contoh pelaku UMKM yang berawal dari usaha kecil di rumah, kemudian berkembang hingga mampu membuka lapangan kerja bagi orang lain," pungkasnya.
Festival ini juga diapresiasi masyarakat Kronjo. Samsul, warga setempat, berharap acara serupa rutin digelar.
"Acara seperti ini pasti diminati masyarakat, selain terjadinya perputaran ekonomi terdapat ruang berkumpul dan berinteraksi satu sama yang lain," tuturnya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan di Kronjo, Diskum Kabupaten Tangerang memastikan festival ini akan berlanjut. “InsyaAllah kami akan hadir kembali di bulan Oktober di Kecamatan Panongan,” kata Anna.
Festival UMKM Ngider bukan hanya ajang belanja produk lokal, tetapi juga bukti nyata bahwa semangat kolaborasi bisa menghidupkan ekonomi rakyat dari desa hingga kancah digital.