Ma’mun juga menyebutkan bahwa telah ada komunikasi dengan tokoh nasional dan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Ia berharap pemerintah pusat lebih hadir dan tanggap terhadap aspirasi masyarakat Banten.
Menurutnya, Kesultanan Banten akan terus berada di barisan terdepan dalam membela hak masyarakat.
“Investasi penting, tapi perampasan tanah dan persekusi tidak bisa dibiarkan. Kami akan berdiri untuk rakyat,” tandasnya.
Acara ini ditutup dengan doa bersama dan penampilan budaya khas Banten, menjadi simbol komitmen untuk menjaga warisan sejarah di tengah tantangan zaman.