Kamis, 1 Oktober 2026

Varian Covid FLiRT Muncul sebagai Ancaman Baru? Apa Dampak Dan Langkah-langkah pencegahannya, Simak selengkapnya!

BAGIKAN:
Varian Covid FLiRT Muncul sebagai Ancaman Baru? Apa Dampak D...
0
Varian Covid FLiRT Muncul sebagai Ancaman Baru? Apa Dampak Dan Langkah-langkah pencegahannya, Simak selengkapnya!

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Covid FLiRT adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sekelompok varian baru dari virus SARS-CoV-2, yang saat ini termasuk varian KP.3 yang dominan di Amerika Serikat.

FLiRT sendiri merupakan singkatan dari "Frequent Lineages in Recent Times".

Varian-varian ini memiliki karakteristik mutasi pada protein lonjakan (spike protein), yang membuat mereka lebih menular dan kadang-kadang dapat menghindari deteksi oleh antibodi.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), FLiRT mencakup sejumlah varian yang berasal dari garis keturunan yang sama, termasuk KP.2, JN.1.7, dan lainnya yang memiliki sejumlah mutasi yang mirip dengan varian induk JN.1. Fenomena ini menunjukkan adanya evolusi konvergen di mana varian-varian yang berbeda secara independen mengembangkan mutasi serupa untuk meningkatkan kemampuan penularan.

Dr. Aaron Glatt dari Rumah Sakit Mount Sinai South Nassau dan juga juru bicara dari Infectious Diseases Society of America, mencatat bahwa meskipun varian-varian ini mengalami perubahan genetik yang signifikan, dampak klinisnya belum menunjukkan peningkatan keparahan penyakit pada bulan Mei.

Ini mungkin disebabkan oleh tingkat kekebalan yang diperoleh dari vaksinasi dan infeksi sebelumnya di populasi.

Vaksin COVID-19 yang sudah ada diyakini masih memberikan perlindungan terhadap varian FLiRT, meskipun kemungkinan efektivitasnya bisa berkurang seiring waktu. Pada tahun 2022, regulator kesehatan meminta produsen vaksin untuk mengembangkan versi yang diperbarui agar lebih efektif melawan varian-varian seperti JN.1 dan turunannya.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) telah merekomendasikan pemberian dosis vaksin tambahan untuk orang dewasa usia lanjut, meskipun tingkat penerimaan terhadap dosis tambahan masih rendah, terutama di kalangan populasi berisiko tinggi. Kepastian mengenai rekomendasi lebih lanjut terkait dosis tambahan masih menunggu hasil evaluasi lebih lanjut.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gelombang infeksi yang dapat disebabkan oleh varian FLiRT, terutama di antara populasi rentan seperti lansia dan individu dengan kondisi kesehatan yang melemah. Langkah-langkah pencegahan seperti vaksinasi lengkap, penggunaan masker, dan praktik kebersihan yang baik tetap dianjurkan untuk mengurangi risiko penularan.

Gejala yang umum dari varian FLiRT mirip dengan varian omicron sebelumnya, dengan gejala muncul dalam 5 hari setelah paparan, dan kemungkinan penularan sebelum dan setelah munculnya gejala. Beberapa individu juga dapat mengalami gejala kambuh setelah fase awal penyembuhan.

Pemahaman yang baik mengenai varian-varian baru ini penting untuk memandu keputusan kesehatan masyarakat dan upaya pencegahan yang tepat guna menjaga kesehatan individu serta komunitas secara keseluruhan dalam menghadapi pandemi ini.

(red)

Rahasia Kopi untuk Penurunan Berat Badan: Cara Kerja dan Manfaatnya yang Terbukti
Artikel Selanjutnya

Rahasia Kopi untuk Penurunan Berat Badan: Cara Kerja dan Manfaatnya yang Terbukti

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 14 Juli 2024, 20:55 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB