Senin, 7 September 2026

Dinkes Kota Tangerang Intensifkan Skrining TBC pada Anak-Anak, Sasar Balita dengan Gangguan Gizi

BAGIKAN:
Dinkes Kota Tangerang Intensifkan Skrining TBC pada Anak-Ana...
0
Dinkes Kota Tangerang Intensifkan Skrining TBC pada Anak-Anak, Sasar Balita dengan Gangguan Gizi

TANGERANG - Dalam upaya mencapai target eliminasi tuberculosis (TBC) pada tahun 2030, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang terus memperkuat upaya penemuan kasus TBC pada anak-anak di Kota Tangerang.

dr. Harmayani, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinkes Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa saat ini mereka sedang melakukan skrining TBC besar-besaran pada balita menggunakan mantoux test.

Ini dilakukan dalam kerangka program Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas), di 1.097 posyandu di 104 kelurahan di Kota Tangerang, selama sebulan penuh, Selasa (4/6/24).

"Kami menargetkan anak-anak dengan gangguan gizi, seperti balita stunting, gizi buruk, dan gizi kurang yang rentan terhadap gangguan imunitas tubuh dan mudah terkena TBC. Skrining dilakukan di 1.097 posyandu di Kota Tangerang," ungkap dr.

Harmayani, saat berada di Posyandu Anyelir, Kecamatan Cibodas.

Ia menambahkan, jika ditemukan kasus stunting dan suspek TBC pada anak selama program Gertak Tangkas, akan segera dirujuk ke puskesmas. Hal ini dilakukan agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk penegakan diagnosa dan pengobatan minimal selama enam bulan jika terdiagnosa TBC.

Dinkes Kota Tangerang juga menyediakan rujukan ke rumah sakit atau dokter spesialis anak jika dibutuhkan dalam proses penyembuhan.

"Puskesmas bersama para kader juga akan melakukan skrining kontak erat di keluarga atau lingkungan sekitar. Mengingat TBC adalah penyakit yang mudah menular, biasanya sumber penularan berasal dari penderita TBC dewasa di sekitarnya. Seluruh proses pengobatan dan logistik ditanggung penuh atau gratis," jelas dr.

Gejala Gangguan Kesehatan Area Kewanitaan: Mengenal Tanda dan Cara Pencegahannya
Artikel Selanjutnya

Gejala Gangguan Kesehatan Area Kewanitaan: Mengenal Tanda dan Cara Pencegahannya

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 5 Juni 2024, 15:32 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Alzan Subhan: Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Memakai Produk Perawatan Kulit

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:25 WIB