Senin, 7 September 2026

Kota Tangerang Tingkatkan Kewaspadaan DBD: Langkah Preventif dan Aplikasi Perisai Jadi Kunci Utama

BAGIKAN:
Kota Tangerang Tingkatkan Kewaspadaan DBD: Langkah Preventif...
0
Kota Tangerang Tingkatkan Kewaspadaan DBD: Langkah Preventif dan Aplikasi Perisai Jadi Kunci Utama

TANGERANG - Seiring dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), warga Kota Tangerang dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mereka. Menurut Mugiya Wardhany, Pelaksana Harian Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, langkah preventif adalah kunci utama dalam mencegah peningkatan kasus DBD.

Wardhany menyerukan kepada warga untuk secara rutin melakukan 3M Plus, yaitu menguras bak mandi dan tempat penampungan air lainnya, menutup rapat-rapat tempat penampungan air, mendaur ulang barang bekas dan menaburkan larvasida pada tempat yang sulit dikuras.

Selain itu, Wardhany juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah. Ia meminta warga untuk memantau tempat-tempat yang berpotensi menampung air hujan seperti pot bunga, kaleng bekas, dan ban bekas, sehingga lingkungan sekitar rumah dapat tetap bersih dan bebas dari sarang nyamuk.

"Bersihkan rumah dan lingkungan sekitar secara berkala. Dengan demikian, potensi perkembangbiakan nyamuk dapat diputus secara maksimal," ujarnya.

"Menjaga kesehatan dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur adalah dua langkah penting dalam menjaga daya tahan tubuh agar tetap optimal."

Dengan daya tahan tubuh yang baik, risiko terkena penyakit, termasuk DBD, dapat diminimalisir.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah mencatat 620 kasus DBD di Kota Tangerang sejak Januari 2024 melalui aplikasi Perisai. Aplikasi ini dibuat untuk memberikan data aktual terkait kondisi kesehatan, sehingga Dinkes dapat merespons dengan cepat dan tepat terhadap potensi penyebaran penyakit.

Aplikasi ini memantau data kesehatan dari puskesmas dan rumah sakit di Kota Tangerang, yang melaporkan temuan kasus dari pasien DBD. Data ini kemudian ditindaklanjuti ke wilayah sesuai domisili pasien untuk melakukan pencegahan penularan lebih lanjut.

"Pemeriksaan jentik dilakukan untuk menentukan perlu atau tidak adanya fogging, pemberian abate dan pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk," tutup Wardhany.

(mla/red)

Perjuangan Puskesmas Labuan dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Penanggulangan TBC
Artikel Selanjutnya

Perjuangan Puskesmas Labuan dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat dan Penanggulangan TBC

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 29 Mei 2024, 10:59 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

Alzan Subhan Ungkap Bahaya Salep Obat Keras yang Dijual Bebas Tanpa Resep Dokter

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Semarak HUT RI ke-81 RI, Lapas Bandanaira Ikuti Lomba Gerak Jalan Cepat

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Senam Bersama, Wujud Kebersamaan di Lingkungan Pemasyarakatan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Alzan Subhan: Jadilah Konsumen Cerdas Sebelum Memakai Produk Perawatan Kulit

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 11 Agustus 2026 | 14:25 WIB