Selasa, 13 Oktober 2026

Dari Cilok ke Kambing: Kisah Inspiratif Roja, Sang Peternak Muda Sukses

BAGIKAN:
Dari Cilok ke Kambing: Kisah Inspiratif Roja, Sang Peternak...
0
Dari Cilok ke Kambing: Kisah Inspiratif Roja, Sang Peternak Muda Sukses

PANDEGLANG - Roja Rohmatulloh, atau yang akrab disapa Roja, bukanlah sosok biasa. Lahir di Pandeglang pada 8 Oktober 1999, Roja kini telah menjadi simbol sukses bagi para entrepreneur muda.

Di usia 24 tahun, Roja telah mendirikan Peternakan Roja Farm, sebuah peternakan yang dipenuhi puluhan kambing yang tampak sehat dan terawat, baik yang masih kecil maupun yang sudah dewasa. "Saat ini di peternakannya tersedia puluhan ekor kambing," kata Roja.

Namun, jangan salah sangka, harga kambing di peternakan Roja cukup terjangkau. "Seperti kambing usia kisaran 1 tahun, harganya di kisaran Rp3 juta hingga Rp4 juta per ekor," ungkap Roja pada Senin, 27 Mei 2024.

Namun, perjalanan Roja menuju sukses tidak selalu mulus. Sebelum menjadi peternak muda sukses, Roja pernah berjualan cilok, siomay, susu kedelai, dan bakso ikan khas Malingping.

"Sebelum jadi peternak kambing kaya sekarang, saya waktu masih kuliah keliling ke setiap kelas jualan cilok, susu kedelai dan bakso ikan Malingping," kenangnya.

Roja juga berbagi tantangan yang dihadapinya dalam menjalankan bisnis peternakan. "Jadi tantangan dalam sebuah usaha ini, misalnya kalau kambing ini sakit terus mati kan modal yang kita keluarkan melayang, belum lagi perawatan kambing dan upah karyawan, tapi itu semua udah resiko dalam dunia bisnis," tambah Roja.

Namun, Roja tetap optimis dan berpesan kepada para anak muda yang berprestasi agar lebih kerja keras dan berani mengambil resiko untuk menjadi seorang pengusaha.

"Memang dari titik pengusaha ini kita bisa membuka kebermanfaatan yang lebih, untuk merubah kondisi umumnya kondisi di Banten ini khususnya di kota Serang, bisa bermanfaat lah untuk warga dan sekitarnya bisa memberi manfaat walaupun memang umur yang muda," tutupnya.

(red)

Kopi, Nadi Kehidupan Petani di Kaki Gunung Karang
Artikel Selanjutnya

Kopi, Nadi Kehidupan Petani di Kaki Gunung Karang

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 27 Mei 2024, 21:08 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

MEET YOURSELF: Ketika Ruang Kecil Menjadi Tempat untuk Kembali Mengenal Diri

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB