Rabu, 14 Oktober 2026

BPBD Pandeglang Tingkatkan Antisipasi dan Konservasi Lingkungan untuk Cegah Tanah Longsor

BAGIKAN:
BPBD Pandeglang Tingkatkan Antisipasi dan Konservasi Lingkun...
0
BPBD Pandeglang Tingkatkan Antisipasi dan Konservasi Lingkungan untuk Cegah Tanah Longsor

PANDEGLANG - Wilayah Pandeglang sering kali mengalami tanah longsor akibat kondisi tanah yang labil dan miring. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang terus menerus mengingatkan warganya untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam.

Nanan Mulyana, Sekretaris BPBD-PK Pandeglang, menekankan pentingnya antisipasi mengingat frekuensi tanah longsor yang sering terjadi, khususnya di wilayah dengan tanah labil.

"Kami selalu menginformasikan kontingensi kepada masyarakat dan menghimbau kepada grup-grup camat dan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk selalu mengingatkan antisipasi peringatan," ungkapnya pada Senin, 27 Mei 2024.

Mulyana menjelaskan bahwa salah satu cara untuk mengantisipasi potensi tanah longsor adalah dengan menanam pohon atau tanaman yang memiliki akar kuat untuk menahan lapisan tanah.

"Harus ditanam dengan pohon-pohon yang kuat. Intinya, kita tidak boleh lelah untuk terus mengingatkan dan menginformasikan masyarakat," jelasnya.

Mulyana juga menekankan pentingnya konservasi lingkungan di wilayah Pandeglang untuk mencegah terjadinya tanah longsor di masa depan. Beberapa manfaat konservasi lingkungan antara lain melindungi dan menjaga ekosistem, meminimalisir bencana alam, dan mempertahankan kualitas lingkungan.

Jika anggaran memungkinkan, BPBD-PK berencana untuk memasang plang informasi peringatan di beberapa titik yang rawan bencana. Plang tersebut akan membantu masyarakat untuk lebih waspada dan siap menghadapi potensi bencana.

"Jika anggaran tersedia, kami berencana untuk memasang plang peringatan," ujarnya.

Mulyana menambahkan bahwa saat ini mereka telah menerima bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa plang informasi evakuasi untuk menghadapi potensi bencana di wilayah pesisir pantai.

"Plang informasi tersebut adalah bantuan dari BNPB yang dipasang di pesisir pantai, meski baru sebagian yang tercakup," pungkasnya. (*)

(hil/red)

Jurnalis di Lebak Menolak RUU Penyiaran: Membela Kebebasan Pers dan Hak Publik atas Informasi
Artikel Selanjutnya

Jurnalis di Lebak Menolak RUU Penyiaran: Membela Kebebasan Pers dan Hak Publik atas Informasi

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 27 Mei 2024, 17:10 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Ada Gangguan Kamtibmas? Kapolda Banten Buka Saluran Pengaduan Langsung

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:31 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Andra Soni Dorong Sinergi Pembangunan

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Sensus 2026 Bidik Sumber Pertumbuhan Baru

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Sate Bandeng Banten Dibawa ke Layar Nasional Lewat Si Bolang Trans7

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Bulan PRB 2026 Digelar di Banten, Ini Jadwal Lengkap Kegiatan 13–15 Oktober

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Andra Soni Tekankan Meritokrasi, Jabatan ASN Harus Sesuai Kompetensi

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Hampir 4.000 Warga Ikuti Senam Bersama, HUT ke-26 Banten Berlangsung Meriah

Konten Redaksi Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:44 WIB