Rabu, 14 Oktober 2026

Petani Kabupaten Lebak, Banten: Pahlawan Ketahanan Pangan dengan Panen Padi Tiga Kali Setahun

BAGIKAN:
Petani Kabupaten Lebak, Banten: Pahlawan Ketahanan Pangan de...
0
Petani Kabupaten Lebak, Banten: Pahlawan Ketahanan Pangan dengan Panen Padi Tiga Kali Setahun

LEBAK - Para petani di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, telah mendapatkan pengakuan sebagai pahlawan ketahanan pangan karena berhasil melakukan panen padi tiga kali dalam setahun.

Deni Iskandar, Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, mengungkapkan optimisme bahwa lahan seluas 10.000 hektar yang ditanam pada Mei 2024 akan siap dipanen pada Agustus 2024. "Kami berharap petani mempercepat tanam dengan mengoptimalkan sarana infrastruktur irigasi dan pompanisasi," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Lebak telah mempercepat penanaman padi di berbagai kecamatan untuk meningkatkan hasil panen. Kelompok tani di 28 kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten, diharapkan untuk melakukan percepatan tanam.

Menurut Deni, penyediaan pupuk tidak lagi menjadi masalah karena alokasi telah dilipatgandakan dua kali lipat sesuai kebijakan Presiden dan Menteri Pertanian. Petani sekarang dapat dengan mudah mendapatkan pupuk bersubsidi di kios yang ditunjuk oleh pemerintah setempat.

Kabupaten Lebak, yang telah menjadi lumbung pangan di Provinsi Banten dalam beberapa tahun terakhir, membutuhkan gerakan percepatan tanam untuk memaksimalkan hasil panen. "Saya kira pola tanam secara serentak itu manfaatnya dapat mengendalikan hama dan produksinya akan lebih baik," kata Deni.

Untuk mendukung percepatan tanam padi, dibutuhkan kesiapan air irigasi yang bisa tercukupi sepanjang waktu dengan pompanisasi. Saat ini, Kementerian Pertanian telah menyiapkan sebanyak 263 unit pompa untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 100 menjadi IP 300 dengan mempercepat olah tanah menggunakan traktor.

Dengan peningkatan IP, Kabupaten Lebak dapat memenuhi ketersediaan pangan dan berkontribusi pada kedaulatan pangan nasional. "Kami bekerja keras agar kelompok tani melakukan percepatan tanam sehingga dapat memenuhi ketersediaan pangan masyarakat," kata Deni.

Ruhiana, Ketua Kelompok Tani Sukabungah Desa Tambakbaya Kabupaten Lebak, mengatakan bahwa petani di wilayahnya saat ini melakukan percepatan tanam di lahan seluas 150 hektar dengan mengoptimalkan penggunaan pompa air bantuan pemerintah. Jika petani menanam padi pada bulan Mei 2024, mereka sudah bisa panen pada Agustus 2024, dengan benih unggul maka masa tanam hingga panen hanya 85-90 hari.

"Kami di sini meyakini bisa IP300 dari sebelumnya IP 200 dengan penggunaan bibit pilihan dan pompanisasi itu," kata Ruhiana.

(mla/red)

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Hadiri Wisuda Madrasah Aliyah Al-Masfuriyah Kota Tangerang
Artikel Selanjutnya

Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Hadiri Wisuda Madrasah Aliyah Al-Masfuriyah Kota Tangerang

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 26 Mei 2024, 14:59 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Ada Gangguan Kamtibmas? Kapolda Banten Buka Saluran Pengaduan Langsung

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:31 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Andra Soni Dorong Sinergi Pembangunan

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Ekonomi Banten Tumbuh 5,49 Persen, Sensus 2026 Bidik Sumber Pertumbuhan Baru

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Sate Bandeng Banten Dibawa ke Layar Nasional Lewat Si Bolang Trans7

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:21 WIB

Bulan PRB 2026 Digelar di Banten, Ini Jadwal Lengkap Kegiatan 13–15 Oktober

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Andra Soni Tekankan Meritokrasi, Jabatan ASN Harus Sesuai Kompetensi

Konten Redaksi Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

Hampir 4.000 Warga Ikuti Senam Bersama, HUT ke-26 Banten Berlangsung Meriah

Konten Redaksi Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:44 WIB