Rabu, 19 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru Industri Perkopian Global

BAGIKAN:
Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru...
0
Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru Industri Perkopian Global
Iklan

Dinas Pertanian Provinsi Banten bertekad memulai pengembangan komoditas tanaman kopi untuk jangka panjang melalui pembangunan Imah Kopi di Gunung Karang Pandeglang. Ini bukan hanya berfokus pada budaya kopi dan bisnis semata, namun juga sebagai langkah strategis untuk konservasi di Gunung Karang.

Kopi Gunung Karang: Kilometer 0 Kopi Banten dan Harapan Baru Industri Perkopian Global
Segudang Harapan dalam Setiap Butir: Biji Kopi Hijau Gunung Karang yang Siap Mengubah Industri Perkopian Global. ©DBN/Mardiana

"Belajar dari kopi. Jika saya tanya, apakah kopi yang merubah air, atau air yang merubah kopi? Jawabannya pasti kopi yang merubah warna air yang bening menjadi hitam yang tidak ada rasa menjadi nikmat, bukan? Artinya apa? Artinya melalui kopi kita merubah lingkungan yang lestari, merubah lingkungan masyarakat menjadi kreatif dan produktif," papar Agus.

Dari sini, kami tahu bahwa tanaman kopi bukan hanya berdampak baik untuk lingkungan. Karena pohon kopi bukan tanaman soliter yang harus ditanam secara tunggal, menanam kopi bisa dipadukan dengan tanaman lain sehingga menjaga kontur tanah khususnya di lereng Gunung Karang.

Hal ini tentu sangat berbeda ketika hanya berfokus menanam sayur yang justru akan berdampak buruk pada tanah karena rawan terjadi longsor yang mengakibatkan bencana.

Sambil menyeruput kopi dalam cangkir cantik di atas meja, Pak Kadis melanjutkan obrolan seputar kopi dengan penuh semangat.

"Beginilah cara menikmati kopi, jangan pakai gula, dan rasakan manfaatnya bagi tubuh yang pertama adalah menjaga kesehatan otak. Kafein di dalam kopi memberikan berbagai efek positif terhadap otak, membantu konsentrasi, dan bisa memperbaiki suasana hati, hingga menurunkan risiko depresi," ujarnya.

Manfaat kopi hitam tanpa gula tidak hanya sekadar mencegah rasa kantuk dan membuat tubuh lebih terjaga. Selain itu, dikutip dari halodoc.com, kandungan kafein dan senyawa antioksidan di dalam kopi hitam mampu mencegah depresi.

Saya teringat pada sebuah buku yang pernah saya baca berjudul Kembara Rindu karya Habiburrohman.

Iklan
Lorong Gelap Kebebasan Pers
Artikel Selanjutnya

Lorong Gelap Kebebasan Pers

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 16 Mei 2024, 13:08 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini