DISTRIKBANTENNEWS.COM – Tidak perlu hawatir jika kalian tersesat di hutan atau mengalami kondisi yang darurat. kalian bisa memanfaatkan apa yang ada di hutan salah satunya adakah pohon bambu.
Bambu adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia. Bambu memiliki banyak manfaat, teeutama untuk bertahan hidup pada dalam kondisi darurat. beberapa ruas bambu mengandung air yang bisa langsung di minum. atau bisa kita manfaatkan untuk membuat gelas darurat.
selain itu gelas bambu ini juga salah bisa menjadi kerajinan tangan. Bambu bisa dibuat menjadi berbagai bentuk, Gelas dari bambu bisa menjadi alternatif jika Anda tidak memiliki gelas biasa atau jika Anda sedang berada di alam liar dan membutuhkan gelas darurat.
Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat gelas darurat dari bambu:
- Siapkan bambu yang sudah tua dan kering. Pilihlah bambu yang memiliki diameter cukup besar untuk menjadi gelas. Potong bambu dengan panjang sekitar 10-15 cm menggunakan pisau atau gergaji. Pastikan Anda memotong bagian bawah bambu yang memiliki cincin pemisah agar gelas memiliki alas.
- Haluskan bagian dalam dan luar bambu menggunakan amplas. Amplaslah dengan hati-hati agar tidak merusak bambu. Tujuannya adalah untuk menghilangkan serpihan-serpihan bambu yang bisa melukai bibir atau lidah Anda saat minum.
- Cuci bambu dengan air bersih dan sabun. Lakukan beberapa kali sampai bambu benar-benar bersih dari debu dan kotoran. Keringkan bambu dengan lap atau sinar matahari.
- Jika Anda ingin, Anda bisa menghias gelas bambu dengan cat, pilox, atau pernis. Anda bisa memberi warna, motif, atau tulisan sesuai selera Anda. Biarkan cat atau pernis mengering sebelum Anda menggunakan gelas bambu.
- Gelas bambu darurat Anda siap digunakan. Anda bisa mengisinya dengan air, teh, kopi, atau minuman lain yang Anda suka. Gelas bambu ini bisa Anda bawa kemana-mana atau Anda simpan sebagai koleksi.
Demikian artikel yang saya buat tentang cara membuat gelas darurat dari bambu. Semoga bermanfaat dan menarik. Jaga terus pohon bambu kita, lestarika alam kita, Seoerti Biasa, Salam Lestari, Salam Literasi.
*red