Mengungkap Sejarah dan Asal-Usul Gunung Krakatau
Menurut legenda ini, dahulu kala ada seorang raja yang bernama Rakata, yang memerintah di sebuah kerajaan yang kaya dan makmur. Raja Rakata memiliki dua orang anak, yaitu Danan dan Perbuwatan.
Kedua anak ini sangat tampan dan cantik, tetapi juga sangat sombong dan angkuh. Mereka sering mempermainkan dan menyakiti hati para pemuda dan pemudi di kerajaan mereka.
Suatu hari, ada seorang nelayan miskin yang bernama Krakatau, yang mencintai putri Raja Rakata, yaitu Perbuwatan. Krakatau berani melamar Perbuwatan, tetapi ditolak dengan kasar.
Perbuwatan bahkan memerintahkan para prajuritnya untuk menghajar Krakatau hingga babak belur. Krakatau merasa sangat sedih dan marah, tetapi ia tidak berdaya melawan kekuasaan Raja Rakata.
Krakatau kemudian pergi ke gunung dan berdoa kepada Tuhan agar diberi kekuatan untuk membalas perlakuan Perbuwatan. Tuhan mengabulkan doanya dan memberinya kekuatan yang luar biasa.
Krakatau pun berubah menjadi gunung berapi yang besar dan mengancam. Ia mulai menyemburkan api dan lava ke arah kerajaan Raja Rakata.
Raja Rakata dan kedua anaknya ketakutan melihat kemarahan Krakatau. Mereka berusaha melarikan diri, tetapi terlambat.
Krakatau meletus dengan dahsyat dan menghancurkan seluruh kerajaan Raja Rakata. Raja Rakata dan kedua anaknya tewas terkena api dan batu.