Selasa, 15 September 2026

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Bendungan Karian Siap Diresmikan Presiden Republik Indonesia

BAGIKAN:
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Bendungan Karian Siap Diresm...
0
Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Bendungan Karian Siap Diresmikan Presiden Republik Indonesia

SERANG, DISTRIKBANTENNEWS.COM - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan Bendungan Karian adalah Proyek Strategis Nasional yang tidak lama lagi siap diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Saat ini pembangunan Bendungan Karian sudah mencapai 100 persen dan mulai penggenangan.

Hal itu diungkap Al Muktabar usai meninjau Bendungan Karian di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Minggu (3/12/2023).

“Ada beberapa yang kita diskusikan dengan Pj Bupati Lebak dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau - Ciujung - Cidurian dalam rangka lahan. Pada dasarnya langkah-langkah itu sudah terstruktur dan pembiayaannya ada. Yang jelas, semua baik untuk bersama,” paparnya.

Dikatakan, Bendungan Karian untuk wilayah timur untuk mensupport hingga Serpong.

Sementara untuk bagian barat untuk memasok Bendung Pamarayan terkait air baku permukaan.

“Bendungan Karian ini strategis sekali,” ungkap Al Muktabar.

Dijelaskan, pemanfaatan untuk wilayah barat setelah masuk ke Bendung Pamarayan.

Mulai dari air baku industri serta irigasi pertanian yang luasnya mencapai 22 ribu hektar.

Bendungan Karian juga menjadi pengendali banjir dari daerah hulu.

Sebagai informasi, berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Bendungan Karian memiliki kapasitas tampung 314,7 juta m3 dan luas genangan maksimum sebesar 1.740 hektar.

Bendungan Karian dapat dimanfaatkan untuk menambah kebutuhan suplesi ke Daerah Irigasi (DI) Ciujung dengan luas 22.000 hektare.

Bendungan Karian memiliki fungsi utama menyuplai air baku untuk kebutuhan rumah-tangga, dan industri di Kabupaten/Kota di Provinsi Banten dan Provinsi DKI Jakarta.

Pembangunan Bendungan Karian dimulai sejak Oktober 2015 dengan anggaran Rp 1,3 triliun dan dikerjakan oleh kontraktor pelaksana Daelim Industrial Co, LTD-PT.

Wijaya Karya (Persero), PT. Waskita Karya (Persero) Joint Operation.



(red)

Penanganan Stunting, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Lepas Pendistribusian Bantuan Susu UHT dan Telur
Artikel Selanjutnya

Penanganan Stunting, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Lepas Pendistribusian Bantuan Susu UHT dan Telur

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 3 Desember 2023, 15:15 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu, Ini Rekam Jejaknya

Konten Redaksi Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Hari Ketujuh Nihil, Andra Soni Minta SAR Jangan Berhenti

Konten Redaksi Senin, 14 September 2026 | 20:49 WIB

Delegasi PWI Banten Gabung Ditpolairud Mabes Polri Cari 5 Wartawan Hilang di GAK

Konten Redaksi Minggu, 13 September 2026 | 09:02 WIB

PWI Banten Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan Hilang

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:27 WIB

Andra Soni Turun ke Laut, Pantau Pencarian Lima Jurnalis dan Tiga Kru Kapal

Konten Redaksi Jumat, 11 September 2026 | 19:30 WIB

Hari Ketiga Pencarian Jurnalis Hilang di GAK, Tim SAR Temukan Pelampung Rusak

Konten Redaksi Kamis, 10 September 2026 | 19:30 WIB

Tim SAR Dapat Informasi Baru, Nelayan Ungkap Jejak Rombongan Jurnalis

Konten Redaksi Kamis, 10 September 2026 | 15:06 WIB

250 Personel Gabungan Sisir Laut Cari Rombongan Media Hilang di GAK

Konten Redaksi Kamis, 10 September 2026 | 12:11 WIB

Pemprov Banten Gandeng Konten Kreator Perangi Hoaks

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 19:25 WIB

Investor Siap Kucurkan Hampir Rp1 Triliun untuk Dua Aset Banten

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 19:21 WIB