Profil Komunitas Literasi Saung Ilmu Marbel
Di sisi lain selama relawan marbel Diklat, program dan relawan Desa Gemilang berperan mengaktifkan Marbel di sebuah saung kecil di atas embung pengairan sawah yang pernah dibangun MAI Pondation, (CSR Bank Mandiri)
Setelah program Diklat selesai Relawan Marbel kembali dengan semangat dan wawasan yang telah bertumbuh. Hal ini dirasakan dengan semakin bertambahnya Anak-anak yang selalu memenuhi saung ilmu setiap harinya.
Bukan hanya kampung Ciomas, Namun juga Kampung Sumandang, Sangiang, dan Kundur turut ikut belajar bersama. Akibatnya saung kecil itu selalu sesak dan harus bergantian sesuai kelasnya.
Melihat hal itu, karena masih dalam masa social distancing, namun kebutuhan pendidikan harus terus berjalan tidak jarang pihak kesehatan, Babinsa dan babinmas ikut bergotong royong menjaga protokol kesehata dan terus mengingatkan masyarakat yang mengikuti kegiatan belajar di pinggir sawah, dengan ruang terbuka penuh pohon rindang.
Tempat yang dulu kumuh penuh sampah perlahan indah dengan kerja sama semua pihak. SMP 3 Al-Azhar Bintaro berkontribusi dalam membangun tempat ini.
Melalui program social partnership dibangunlah saung ilmu yang mampu menampung puluhan orang.
Warga yang merasakan dampak dan manfaat dari kegiatan marbel denga suka rela membantu pembangunan sarana dan prasarana belajar yang diberikan banyak donatur.
Kini anak-anak Marbel bisa belajar dengan nyaman berkat sarana dan prasarana yang terus bertambah. Bukan hanya menjadi markas Komunitas Marbel, bersama Laz Al-Azhar komunitas ini mulai membangun Indonesia Gemilang dari desa yang gemilang. Ada banyak program literasi yang ditawarkan kepada masarakat