Sampai saat ini, kata Helldy, sudah ada sebanyak 20 daerah kabupaten kota yang datang ke Cilegon untuk belajar pengolahan sampah.
"Ya, sampah ini kan jadi masalah di seluruh wilayah. Tapi Alhamdulillah Cilegon diberi keberkahan untuk bisa mengelola sampah," katanya.
Terkait pengembangan pabrik sampah, Helldy menegaskan bahwa pihaknya memang tengah mengembangkan lahan satu hektar di area TPSA Bagendung.
"Itu bantuan dari Kementerian PUPR dan Bank Dunia sebesar Rp100 miliar yang dalam waktu dekat kita akan bangun pabrik disini. Sehingga dari semula kapasitas kita 30 ton menjadi 200 ton per hari," jelasnya.
Laporan Medi