SERANG — Kabar duka menyelimuti masyarakat Banten. Ulama dan penceramah yang dikenal dekat dengan masyarakat, KH Ahmad Fudholi bin H. Syamsuddin, telah berpulang ke Rahmatullah pada Senin, 7 September 2026.
Kabar kepergian KH Ahmad Fudholi sontak menyebar luas di tengah masyarakat. Sejumlah warga, jamaah, tokoh agama, hingga masyarakat yang selama ini mengikuti dakwahnya ramai-ramai menyampaikan ucapan belasungkawa melalui media sosial.
Ungkapan “Innalillahi wa inna ilaihi raji'un” pun memenuhi berbagai unggahan sebagai bentuk penghormatan dan doa atas kepergian sang ulama.
KH Ahmad Fudholi dikenal sebagai sosok ulama yang dekat dengan masyarakat. Ia aktif memberikan tausiah, menyampaikan pesan-pesan keagamaan, serta memberikan tuntunan kepada umat melalui berbagai kegiatan dakwah.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan bagi keluarga, santri, jamaah, serta masyarakat Banten yang selama ini mengenal dan mengikuti kiprah dakwahnya.
Sebelum wafat, KH Ahmad Fudholi mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Tangerang-Merak, Kabupaten Serang, pada Jumat (4/9/2026) dini hari. Saat itu, ia dalam perjalanan menuju Tangerang setelah mengisi kegiatan keagamaan di wilayah Pandeglang.
KH Ahmad Fudholi sempat mendapatkan perawatan medis. Pada 5 September 2026. Namun, harapan kesembuhan tersebut akhirnya berubah menjadi kabar duka. KH Ahmad Fudholi dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis.
Kabar wafatnya KH Ahmad Fudholi mendapat respons luas dari masyarakat. Ribuan jamaah dan warga dilaporkan turut mengantarkan kepergian almarhum dan mengikuti salat jenazah.
Kepergian KH Ahmad Fudholi meninggalkan duka mendalam. Namun, jejak dakwah, tausiah, serta tuntunan keagamaan yang selama ini disampaikan diharapkan terus menjadi amal jariyah dan dikenang oleh masyarakat.