“Yang paling penting sekarang adalah bagaimana pengungkapan ini dikembangkan. Jangan hanya melihat barang buktinya, tetapi juga melihat jaringan di belakangnya. Siapa yang memesan, siapa yang mengirim, siapa yang menerima dan bagaimana pola distribusinya,” tuturnya.
Dengan demikian, keberhasilan menggagalkan hampir 1,3 ton ketamin tersebut diharapkan tidak hanya menjadi keberhasilan dalam menggagalkan satu kali pengiriman, tetapi juga menjadi momentum untuk membongkar jaringan penyelundupan yang lebih luas dan memperkuat perlindungan masyarakat dari ancaman peredaran zat terlarang.