Rabu, 12 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jaringan Besar Dibongkar

BAGIKAN:
Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jar...
0
Ketamin 1,3 Ton Diselundupkan Lewat Laut, Gerindra Minta Jaringan Besar Dibongkar
Iklan

Delapan ABK Diamankan

Sebelumnya, pengungkapan kasus penyelundupan ketamin tersebut dilakukan oleh tim gabungan pada Jumat (7/8/2026).

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan delapan anak buah kapal (ABK). Mereka terdiri dari satu warga negara Taiwan berinisial TSM (43) dan tujuh warga negara Myanmar, yakni KH (29), MML (36), ML (55), PL (27), TA (51), ZO (38), serta MML (44).

Petugas menemukan barang bukti yang disembunyikan di dalam kompartemen tersembunyi di dekat anjungan kapal. Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 65 karung yang berisi sekitar 1.300 bungkus teh China.

Setelah dilakukan pemeriksaan, total barang bukti yang diamankan mencapai sekitar 1.298 kilogram. Hasil pengujian menggunakan alat Rigaku menunjukkan sampel yang diperiksa positif mengandung ketamin.

Pengungkapan dengan jumlah barang bukti yang sangat besar tersebut menjadi perhatian serius karena menunjukkan potensi peredaran zat terlarang dalam skala besar.

Bimantoro berharap koordinasi antara BNN, Polri, Bea dan Cukai, TNI AL serta lembaga terkait terus diperkuat. Menurutnya, kerja sama lintas lembaga menjadi kunci untuk menutup celah penyelundupan, terutama melalui jalur laut dan wilayah perbatasan.

Ia juga mendorong agar setiap informasi yang diperoleh dari pengungkapan kasus tersebut dikembangkan untuk menemukan jaringan yang lebih besar.

Iklan
Lapak Kertas Terbakar di Cikande, Polisi dan Damkar Gercep Cegah Api Meluas
Artikel Selanjutnya

Lapak Kertas Terbakar di Cikande, Polisi dan Damkar Gercep Cegah Api Meluas

Iklan
Iklan
Penulis: Yustinus Agus
Diterbitkan: 12 Agustus 2026, 11:15 WIB · Diperbarui: 12 Agustus 2026, 11:15 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.