Ikuti Kami
Sabtu, 8 Agustus 2026 Versi Web

Dimyati Ajak Desa di Banten Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi

Penulis: Yustinus Agus
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 12:57 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

“Kalau sudah siap, segera didorong dan ditindaklanjuti. Saya ingin desa-desa di Provinsi Banten maju dan mandiri,” tegasnya.

Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengajak pemerintah desa menjaga kekompakan dalam menjalankan berbagai program strategis Presiden Prabowo Subianto, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Yandri mengatakan, pengembangan desa juga dapat dilakukan melalui program desa tematik dan Swasembada Ekonomi Hijau dan Pangan Terintegrasi (SEHATI). Komoditas yang dikembangkan dapat disesuaikan dengan potensi daerah, mulai dari ikan, jahe, bawang merah, serai, pisang, melon, tomat hingga cabai.

Selain memenuhi kebutuhan masyarakat lokal, Yandri menyebut produk unggulan desa juga memiliki peluang menembus pasar ekspor. Kemendes PDT telah membuka akses pasar ke 59 negara dan saat ini telah terbentuk 338 desa ekspor dengan nilai transaksi hampir Rp1 triliun.

“Di samping memenuhi kebutuhan lokal untuk MBG, KDMP dan masyarakat, kita juga bisa berusaha ekspor. Kami sudah punya offtaker di 59 negara,” ujar Yandri.

Dengan optimalisasi lahan tidur dan pengembangan komoditas unggulan, desa di Banten diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat dan menjadi sentra ekonomi baru di daerah.

Penulis: Yustinus Agus
Sabtu, 8 Agustus 2026 | 12:57 WIB
Artikel Selanjutnya

Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu Desa Satu Hektare Jagung

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Dimyati Ajak Desa di Banten Sulap Lahan Tidur Jadi Sumber Pangan dan Ekonomi

Bagikan artikel ini melalui