Nama Rifqi Diavlo memang bukan sosok baru di dunia penjualan iPhone di Aceh. Sebelumnya, ia dikenal sebagai bagian dari BD Store Aceh Utara, tempat di mana namanya mulai dikenal luas karena gaya marketing-nya yang santai tapi “kena banget”.
Namun, di balik perjalanan itu, ternyata ada cerita yang nggak banyak orang tahu.
Menurut Rifqi, ada beberapa kendala internal yang terjadi, khususnya terkait persoalan perangkat atau hal-hal teknis yang akhirnya membuatnya memilih untuk mundur dari BD Store. Ia nggak banyak menjelaskan secara detail, tapi satu hal yang pasti. keputusan itu bukan tanpa alasan.
Alih-alih berhenti, Rifqi justru memilih untuk memulai langkah baru.
Dan dari situlah lahir RD Apple Store.

Yang bikin menarik, perpindahan ini bukan sekadar “pindah tempat jualan”. Tapi lebih ke arah membangun sesuatu dari nol, dengan konsep yang lebih matang, lebih personal, dan tentunya dengan gaya khas Rifqi yang sudah dikenal banyak orang.
Belum juga opening, RD Apple Store sudah menunjukkan taringnya. Stok iPhone yang bahkan belum sempat masuk toko, sudah lebih dulu habis melalui pre-order. Banyak pelanggan lama yang tetap setia, bahkan langsung ikut pindah support ke tempat barunya.
Ini jadi bukti kalau yang dicari orang bukan cuma tokonya, tapi juga sosok di baliknya.