"Saya merasa masih produktif dan bisa belajar hal positif," ujar Ateng, salah satu Warga Binaan.
"Rasanya bangga ketika orang menyukai keripik buatan kami. Ini memotivasi saya untuk lebih serius mempelajari cara berwirausaha," tutup Ateng.
Ke depan, pihak Lapas berencana mengembangkan produk ini lebih lanjut, termasuk mencari peluang pemasaran yang lebih luas. Program pemberdayaan ini diharapkan tidak hanya mengisi waktu, tetapi juga membangun kepercayaan diri, rasa tanggung jawab, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi Warga Binaan saat kembali ke masyarakat.
***