Rakorda Bangga Kencana 2026 Perkuat Sinergi Pembangunan Keluarga di Banten
Tantangan pembangunan seperti penurunan stunting yang belum merata juga menjadi perhatian. Kualitas pengasuhan anak serta akses layanan kesehatan dan gizi masih memerlukan perhatian serius.
Penanganan tantangan ini membutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Rakorda juga menekankan implementasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan .
PJPK merupakan turunan dari Desain Besar Pembangunan Kependudukan . Dokumen ini memuat target capaian serta rencana aksi lima tahunan.
Renaksi tersebut menjadi acuan strategis dalam pembangunan kependudukan di daerah. Pemerintah Provinsi Banten bersama seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten telah berhasil menyusun Dokumen PJPK Tahun 2025.
Dokumen ini menjadi landasan penting untuk memastikan arah pembangunan kependudukan yang terukur, terarah, dan selaras dengan kebijakan nasional. Kemendukbangga/BKKBN mendorong penguatan implementasi berbagai program prioritas.
Program prioritas tersebut antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dan Taman Asuh Sayang Anak . Ada juga Gerakan Ayah Teladan Indonesia serta SIDAYA .
Pemanfaatan teknologi melalui aplikasi konsultasi dan pendampingan keluarga berbasis kecerdasan artifisial juga didorong. Program Makan Bergizi Gratis bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (MBG 3B) menjadi intervensi strategis.
Program MBG 3B bertujuan mempercepat penurunan stunting berbasis keluarga. Rakorda juga menjadi ruang diskusi dan konsolidasi untuk memperkuat komitmen lintas sektor.