Musrenbang Kecamatan Mauk 2027: Fokus pada Penataan Kawasan dan Pemberdayaan Ekonomi
Ia menambahkan bahwa solusi ini sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir yang seringkali mengganggu aktivitas masyarakat dan merusak lingkungan.
Salah satu masalah yang cukup mencolok di Kecamatan Mauk juga adalah rendahnya angka siswa yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Berdasarkan data yang disampaikan, hanya sekitar 30% siswa SMA dan SMK yang melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
Camat Angga menanggapi hal ini dengan serius, mengingat pendidikan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan.
"Kami khawatirkan selama ini informasi mengenai beasiswa dan program pendidikan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang belum sampai kepada siswa-siswa yang membutuhkan," tutur dia.
Untuk itu, Camat Angga berkomitmen untuk meningkatkan sosialisasi dan akses informasi terkait program beasiswa serta peluang pendidikan lainnya, baik melalui media sosial, penyuluhan, maupun kolaborasi dengan lembaga pendidikan setempat.
"Kami harus memastikan bahwa setiap anak di Kecamatan Mauk memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan mereka, terutama ke perguruan tinggi. Program-program yang sudah dicanangkan oleh pemerintah harus sampai ke tangan mereka," imbuh dia.
Selain isu pendidikan, Musrenbang Kecamatan Mauk juga membahas pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang akan dibangun di Purwohan Mautimur. RTH ini tidak hanya akan menjadi tempat rekreasi bagi masyarakat, tetapi juga akan difungsikan sebagai pusat perekonomian skala kecil, seperti untuk UMKM dan kegiatan seni.
"Kami ingin RTH ini menjadi ruang yang tidak hanya bermanfaat untuk rekreasi, tetapi juga bisa menjadi tempat untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah. Ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan perekonomian mereka," tutur dia.