Dari Batu Pertama ke Harapan Baru, Koperasi Merah Putih Siap Menggerakkan Ekonomi Warga Unyur
KOTA SERANG – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan kembali ditunjukkan. Wakil Wali Kota Serang secara resmi melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih yang berlokasi di Komplek TBL, Kelurahan Unyur, Kota Serang.
Momen ini menjadi penanda dimulainya langkah besar dalam membangun pusat aktivitas ekonomi berbasis masyarakat.
Pembangunan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi simpul baru pergerakan ekonomi warga, khususnya dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Koperasi ini dirancang tidak sekadar sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan dan kolaborasi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serang menegaskan peran strategis koperasi sebagai fondasi kemandirian ekonomi rakyat. Ia menilai, koperasi memiliki kekuatan untuk membangun semangat gotong royong sekaligus memperkuat ekonomi berbasis komunitas.
“Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Pengelolaannya harus profesional, transparan, dan benar-benar memberi manfaat bagi anggota serta warga sekitar,” ujarnya.
Peletakan batu pertama ini bukan hanya simbol dimulainya pembangunan fisik, tetapi juga menandai tumbuhnya harapan baru bagi warga Kelurahan Unyur. Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi ikon kebangkitan ekonomi rakyat serta memperkokoh semangat kemandirian dan kebersamaan di Kota Serang.
Acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah pihak turut hadir, mulai dari jajaran Pemkot Serang, perwakilan DinkopUMKMPerindag, tokoh masyarakat, pengurus koperasi, hingga warga Kelurahan Unyur yang menyambut antusias pembangunan koperasi tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUMKMPerindag) Kota Serang, Ratu Anne, menegaskan komitmen pihaknya dalam memberikan pendampingan penuh terhadap Koperasi Merah Putih. Pendampingan tersebut meliputi penguatan manajemen kelembagaan, peningkatan sumber daya manusia, hingga pengembangan unit usaha koperasi.
“Kami dari DinkopUMKMPerindag akan terus melakukan pembinaan agar koperasi ini berjalan sesuai prinsip koperasi, taat regulasi, dan mampu berkembang mengikuti kebutuhan anggota,” kata Ratu Anne. (DK/RED)***