Pemkot Serang Bangun Dapur Umum untuk Warga Terdampak Banjir
Bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama berbagai pihak sebagai upaya meringankan beban warga terdampak banjir.
Selain menyiapkan dapur umum, Pemkot Serang juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta memantau kondisi rumah dan lingkungan sekitar yang masih terendam banjir.
Agis menegaskan, pemerintah akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penanganan pascabanjir.
“Kami ingin memastikan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, baik makanan, layanan kesehatan, maupun kebutuhan darurat lainnya,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Agis juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Pemkot Serang, lanjut Agis, berkomitmen untuk terus melakukan penanganan banjir, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk perbaikan infrastruktur dan sistem drainase guna meminimalisir dampak banjir di masa mendatang.
Dilokasi yang sama, Kadinsos Kota Serang M Ibra Gholibi mengatakan, diperkirakan ada 4000 paket nasi bungkus untuk sekali makan yang akan dibagi-bagikan kepada warga.
"Kurang lebih sekitar 4000 ribu paket makanan nasi bungkus yang akan kita siapkan di dapur Korban bencana banjir (sekali makan), jadi sekitar 12 ribu paket setiap seharinya untuk selama dua sampai tiga hari kedepan, " jelas Ibra.
Menurutnya, alokasi anggaran paket makanan bagi warga korban banjir bersumber dari bantuan Provinsi Banten kepada Kota Serang untuk membantu warga agar tidak kesulitan dalam memenuhi kebutuhan makanan setiap harinya pasca rumah-rumahnya terendam banjir. ***