Pemuda Tani Kota Serang Perkuat Soliditas, Siap Jadi Motor Penggerak Pertanian
“Jadikan ajang ini sebagai tempat penguatan aktivitas dan konsolidasi yang konkret. Jangan malah terjebak diskusi di atas meja. Kuncinya tetap perbanyak aksi nyata,” tegasnya.
Agis juga mengakui bahwa pasang surut usaha pertanian dan peternakan merupakan hal yang lumrah. Ia mencontohkan pengalaman pribadinya saat memulai usaha ternak kambing.
“Juga dulu pernah mengalami pasang surut. Tapi alhamdulillah sekarang bisa berjalan. Semua pasti ada jalannya, seiring pengalaman yang kita dapatkan dalam mencari solusi,” ungkapnya.
Menurutnya, selain memberikan dampak ekonomi, kegiatan bertani juga membawa manfaat besar bagi masyarakat yang mengonsumsi hasilnya.
“Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi amal jariah kita di kemudian hari,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Agis turut mengajak masyarakat Kota Serang untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumah melalui gerakan bercocok tanam.
“Selain menghasilkan, menanam di pekarangan rumah juga bisa membantu menjaga kita dari inflasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pemuda Tani Kota Serang, Rio Firmansyah, menegaskan bahwa soliditas antaranggota menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari regenerasi petani, ketahanan pangan, hingga pemanfaatan teknologi pertanian modern.