Pemkot Serang Evaluasi Kawasan Royal Baroe, Fokus Perbaikan Fasilitas dan Pola Hidup Masyarakat
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar rapat evaluasi pasca launching Kawasan Royal Baroe yang berlangsung pada Minggu malam, (28/12/2025). Rapat evaluasi tersebut dilaksanakan langsung di kawasan Royal Baroe dan dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, bersama jajaran terkait.
Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, menyampaikan bahwa dari hasil evaluasi pelaksanaan launching Royal Baroe yang digelar pada Jumat malam, 26 Desember 2025, masih ditemukan sejumlah properti fasilitas umum yang mengalami kerusakan.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa perubahan pola pikir (mindset) sebagian masyarakat dalam menjaga fasilitas publik masih perlu ditingkatkan. Padahal, pembangunan kawasan Royal Baroe merupakan hasil dari pemanfaatan anggaran yang bersumber dari pajak masyarakat.
“Ini menunjukkan bahwa perubahan mindset masyarakat untuk menjaga properti publik masih perlu terus disosialisasikan. Pembangunan ini menggunakan uang rakyat dari pajak, sehingga harus dijaga bersama,” ujar Nanang Saefudin kepada awak media.
Selain persoalan kerusakan fasilitas, Pemkot Serang juga menyoroti masih adanya perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan di kawasan Royal Baroe. Padahal, pemerintah telah menyiapkan 38 titik tempat sampah serta menugaskan tiga sif petugas kebersihan dengan total 18 personel untuk menjaga kebersihan kawasan tersebut.
“Kami sudah menyiapkan sarana kebersihan, termasuk tempat sampah dan petugas. Harapannya, meskipun sampah sedikit, bisa langsung dibersihkan,” jelasnya.
Nanang menambahkan, secara umum kondisi kebersihan saat ini sudah jauh lebih baik. Namun pada momen launching, masih ditemukan sampah akibat tingginya kunjungan masyarakat.
“Secara relatif saat ini sampah sudah sedikit. Kemarin karena momen launching, masih ada masyarakat yang membuang sampah sembarangan. Mungkin ini masih hal baru bagi sebagian masyarakat,” tambahnya.