PMI Asal Kota Serang Betah Bekerja di Jepang, Gaji Capai Rp25 Juta per Bulan
KOTA SERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menggelar teleconference bersama puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Serang yang saat ini bekerja di Jepang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondisi para PMI tetap aman, sehat, dan berjalan baik selama bekerja di luar negeri.
Teleconference dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Serang Nur Agis Aulia, didampingi Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Serang Herry Suswanto, serta Sekretaris Disnakertrans Kota Serang Agus Hendrawan. Kegiatan berlangsung melalui Zoom Meeting di Kantor Diskominfo Kota Serang, Minggu (14/12/2025) sore.
Dalam teleconference yang berlangsung lebih dari satu jam tersebut, para PMI mengaku merasa senang dan betah bekerja di Jepang. Hal itu didorong oleh sistem kerja yang disiplin serta upah yang tergolong tinggi, yakni berkisar antara Rp22 juta hingga Rp27 juta per bulan.
Komunikasi dua arah antara Wakil Wali Kota Serang dan para PMI berlangsung lancar. Beragam pertanyaan dilontarkan, mulai dari asal daerah PMI, kondisi cuaca di Jepang, hingga sistem kerja dan besaran upah yang diterima.
Bahkan, Agis sempat diajak melihat kondisi sekitar tempat tinggal dan tempat kerja para PMI melalui layar teleconference.
“Bagaimana keadaannya di sana? Betah tidak? Berapa upah yang diterima?” tanya Agis, yang dijawab serempak bahwa seluruh PMI dalam kondisi baik.
Mendengar penghasilan para PMI yang tembus hingga Rp25 juta per bulan, Agis melontarkan candaan.
“Gaji kalian ternyata lebih besar daripada saya, gaji saya cuma sekitar 20 persennya saja,” ujar Agis, disambut senyum para PMI dan peserta teleconference di ruang Diskominfo.