Pemprov Banten Raih Penghargaan Nasional atas Keberhasilan Tekan Ketimpangan Kesejahteraan
"Ketika jalan-jalan desa dalam kondisi baik, dampaknya sangat luar biasa dalam mempermudah aksesibilitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Hal ini juga meningkatkan Nilai Tukar Petani (NTP) karena jalan desa yang kami bangun merupakan akses strategis pertanian," jelas Andra Soni.
Ia menegaskan bahwa roadmap pembangunan telah dituangkan dalam RPJMD untuk mewujudkan Banten maju, adil merata, dan tidak korupsi.
Apresiasi dari Mendagri
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penghargaan yang telah berjalan selama tiga tahun ini dimaksudkan untuk menciptakan iklim kompetitif antardaerah.
"Beberapa daerah rutin mendapatkan penghargaan, namun ada juga daerah baru, salah satunya Provinsi Banten. Saya berharap prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan," kata Tito.
Ia juga mengungkapkan rencana peningkatan alokasi dana apresiasi pada 2026. Jika kebijakan tidak berubah, dana insentif bagi daerah berprestasi diproyeksikan mencapai Rp1 triliun.
Metodologi Penilaian
Penilaian kinerja pemerintahan daerah tahun 2025 dilakukan berdasarkan dua kategori utama, yakni tata kelola pemerintahan daerah dan akselerasi pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN). Indikator penilaian meliputi:
penanggulangan kemiskinan