DPPKB Tangerang Gelar Gerak Bersama DASHAT untuk Percepat Penurunan Stunting
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Tangerang menerima apresiasi dari pemerintah pusat berupa insentif fiskal atas keberhasilan pelaksanaan program penurunan stunting.
“Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang mendapatkan apresiasi berupa insentif fiskal. Ini menjadi bukti bahwa kerja keras pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat dalam menangani stunting telah menunjukkan hasil,” tuturnya.
Paket bantuan senilai Rp700.000 disalurkan kepada keluarga risiko stunting, yang terdiri dari sembilan jenis bahan pangan bergizi melalui APBD Kabupaten Tangerang.
“Ada beras, minyak goreng, telur, abon sapi, tepung terigu, agar-agar powder, abon ayam, bakso ikan, dan satu paket masak natura,” tambahnya.
Bupati juga mengimbau seluruh pihak untuk terus meningkatkan komitmen pencegahan stunting.
“Kami berharap para orang tua terus menjaga kebersihan lingkungan dan memperhatikan asupan gizi anak-anak. Melalui gerakan bersama dalam program DASHAT, Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengokohkan komitmennya untuk mewujudkan masyarakat yang Sejahtera, Sehat, dan Berdaya Saing,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala DPPKB Kabupaten Tangerang, dr. Achmad Muchlis, MARS, menyampaikan bahwa DASHAT menjadi strategi penting dalam percepatan penurunan stunting di daerah.
“Program DASHAT menitikberatkan pada pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting, baik ibu hamil, ibu pasca melahirkan, balita, maupun calon pengantin. Selain pelayanan kesehatan, program ini juga mengedepankan pemberdayaan masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga,” jelasnya.