Ikuti Kami
Jumat, 10 Juli 2026 Versi Web

Pemkab Tangerang Gelar Rakor Darurat Antisipasi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun 2025

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 19 November 2025 | 21:22 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

“Artinya kita melihat dari sisi komprehensif. Semua wilayah harus siap, para camat dan OPD terkait sudah kami minta meningkatkan kesiagaan,” terangnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Meteorologi dan Klimatologi MKG Wilayah II, Ana Oktavia Sejawati, menjelaskan bahwa pola iklim tahun ini berbeda dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

"Musim kemarau 2025 berlangsung singkat, sementara hujan datang lebih cepat, khususnya di bagian selatan Kabupaten Tangerang dibandingkan pasaamzññ tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ana menegaskan bahwa fase peralihan seperti saat ini justru menjadi periode paling rawan, dengan potensi hujan intensitas tinggi, angin kencang, hingga genangan yang lebih besar sebelum musim hujan penuh dimulai.

Lebih lanjut, pihaknya memproyeksikan puncak musim hujan terjadi pada Februari 2026, dengan kemungkinan meningkatnya kejadian cuaca ekstrem, terutama di wilayah rawan bencana. Ia menekankan pentingnya informasi BMKG sebagai dasar kebijakan mitigasi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau update cuaca melalui kanal resmi BMKG, dan pemerintah daerah menggunakan informasi ini sebagai dasar kebijakan pengurangan risiko bencana,” pungkasnya. ***

Penulis: Siska Mawita
Rabu, 19 November 2025 | 21:22 WIB
Artikel Selanjutnya

Pemprov Banten Tegaskan Komitmen terhadap Keterbukaan Informasi Publik

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

↑ Kembali ke atas
Pemkab Tangerang Gelar Rakor Darurat Antisipasi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun 2025

Bagikan artikel ini melalui